Nasional Daerah

Menhan RI Kukuhkan Pengurus UNTAS Periode 2025-2030 di Kupang NTT

oleh admin pada | 2026-01-22 18:54:35 Terakhir Diperbarui oleh admin pada2026-02-20 15:30:09

Membagikan: Facebook | twitter | Whatsapp |


Menhan RI Kukuhkan Pengurus UNTAS Periode 2025-2030 di Kupang NTT


Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin Bersama Ketua Umum UNTAS dan Pejabat Pemerintah


Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin mengukuhkan Pengurus Uni Timor Uswain (UNTAS) periode 2025-2030 dalam acara  yang berlangsung di Ballroom Hotel Harper Kupang NTT, Kamis (22/1/2026).  Hadir dalam acara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, jajaran Forkopimda Provinsi NTT, Walikota Kupang, Wakil Walikota Kupang, Bupati Kupang, Bupati TTS, Bupati TTU daan sejumlah anggota Untas.


Pada kesempatan itu, dalam suasana yang penuh kehangatan, Menhan menyampaikan salam secara khusus kepada pengurus dan Anggota UNTAS yang merupakan rekan seperjuangannya ketika berada di Timor Timor.


Sementara itu, Ketua Umum UNTAS Jose Fernando Osorio Soares, ST dalam sambutannya  mengatakan bahwa pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kongres UNTAS yang telah dilaksanakan pada bulan September 2025 yang lalu. Dimana telah ditetapkan Ketua Umum untuk periode 2025-2030.


Jose Fernando mengatakan bahwa organisasi ini merupakan organisasi warga negara Indonesia asal Timor Timur yang pertama kali didirikan setelah Timor Timur lepas dari NKRI. Menurutnya, UNTAS ikut serta berkontribusi dalam pembangunan nasional termasuk pelestarian budaya, dan terus memperjuangkan hak-hak warga Negara Indonesia yang berasal dari Timor Timur ( Timor Leste ).  Oleh karena itu menurutnya, kehadiran pemerintah di sini merupakan simbol perhatian Negara terhadap warga Negara asal Timor Timur.

Ketua Umum UNTAS Periode 2025-2030 Jose Fernando Osorio Soares, ST 

Selanjutnya dengan tegas Jose Fernando mengatakan, “Timor Timur bukan hanya urusan kepala, tetapi urusan hati. Kalimat ini bukan sekedar kata-kata melainkan bentuk empati dan pengakuan terhadap perjalanan kami sebagai bagian dari bangsa Indonesia.” Ia melanjutkan bahwa Indonesia adalah rumah besar yang mereka pilih secara sadar dan pilihan itu tidak pernah ditawar. Sebab sejak awal mereka telah memilih sikap politik yang jelas yaitu setia kepada Negara Kesatua Republik Indonesia.


Di akhir sambutannya, Jose Fernando menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Provinsi NTT bersama seluruh masyarakat yang telah menerima warga eks TimorTimor dengan penuh kekeluargaan. Ia berjanji akan patuh pada kebijakan pemerintah dan bersinergi dalam mendukung program pemerintah. (Moses T. Usfinit)



Tinggalkan Komentar